Musical Clocks Museum & Utrecht Centrum: Sekali jalan dapat Dua-duanya!

Senangnya bisa jalan-jalan lagi ke museum lainnya di Belanda. Kali ini: Speelklokken Museum, yang berarti Musical Clocks Museum. Asyiknya disini bisa mendengarkan alunan musik mekanik dan melihat berbagai pajangan indah yang biasa ada di rumah-rumah orang kaya.

Ternyata kami menemukan bonus ‘fun’ dari mengunjungi museum ini. Yaitu menemukan pusat kota Utrecht, yang tidak kalah bagusnya dari pusat kota Amsterdam.

IMG_0167
Jam Dinding

IMG_0169
Pajangan Rumah
IMG_0176
Street Organ

Kembali ke museum ini, museum ini berisi self-playing music dalam berbagai bentuk. Mulai dari jam berdiri, jam meja, pajangan rumah, mainan anak, street organ, sampai dancing organ.

Dengan ke museum ini, saya baru tahu cara kerjanya musik jenis ini. Yaitu dia memainkan sebuah program yang di-kode-kan dalam beberapa pilihan medium: silinder, kertas gulung, disc logam, atau kertas karton. (Lihat gambar di bawah.)

IMG_0163

Yang mengagumkan adalah sebuah public dance hall yang berisi organ-organ besar nan mewah. Sungguh berkesan royal!

IMG_0184
Salah satu organ di Public Dance Hall

Recommended for whom? Untuk semua baik yang mengerti maupun kurang mengerti musik. Kalau anak-anak, di atas 5 tahun baru  bisa menikmatinya. Ada satu area dimana anak-anak bisa membuat sendiri alat musik mekanik.

IMG_0216
Area dimana Anak bisa membuat musik mekanik sendiri

Secara keseluruhan, saya merekomendasikan Anda mengunjungi museum ini jika sekalian ke pusat kota Utrecht. Anda tidak akan merasa rugi menyambangi museum yang satu ini. Tetapi ini bukan termasuk daftar “Highly recommended museums” versi saya.

Karena lokasi Musical Clocks Museum ini persis di Utrecht Centrum, kami menghabiskan waktu juga di Centrum ini sambil mencari makan siang. Berbeda dengan Amsterdam Centrum, di Utrecht semua toko berada dalam sebuah area yang lebih kecil dari Amsterdam. Uniknya adalah ada sebuah kanal panjang yang dipenuhi restoran di kiri dan kanannya, dimana kanal dan restoran-restoran tersebut ada di level bawah sementara pejalan kaki dan toko-toko berada di level atas. Jadi tiap restoran memiliki tangga sebagai pintu keluar/masuk nya.

IMG_0259

Menurut saya, Utrecht centrum ini highly recommended untuk Anda yg sudah pernah ke Amsterdam centrum karena keduanya berbeda, walau sama-sama ada kanal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s