Puas Bermain di Museum Bahari – Belanda

Semua tahu kalau rata-rata turis Indonesia tidak suka ke museum. Lebih suka makan-makan dan shopping-shopping. Saya salah satu di antaranya! Tetapi karena sudah tiga tahun tinggal di Amsterdam yang katanya penuh dengan museum berkwalitas, akhirnya kami beli museum card dimana kita bisa bebas masuk semua museum di negeri ini sesering yang kita mau.

Yang saya dapati adalah Wow, saya suka beberapa museum yang sudah kita kunjungi. Kali ini adalah National Maritime Museum. Setiap ke museum di luar negeri (baca: Eropa dan Singapura), saya selalu memimpikan kalau saja museum-museum di tanah air juga digarap seperti ini, saya yakin sekali sejarah dan seni budaya kita akan menarik banyak sekali pengunjung, lokal dan asing.

Pertama, tentunya yang paling mendasar: museum ini nyaman (suhunya adem) dan bersih. Lalu, saya merasa museum ini berusaha menjelaskan Perkapalan dengan berbagai cara yang memuaskan indera kita. Kita bisa merasakan hidup di kapal seperti apa dengan melihat sendiri dan masuk ke kapal VOC. Menjajaki setiap ruangannya, naik turun dek kapal dengan tangganya yang sempit, menembak Meriam dengan suaranya yang menggelegar yang sangat disukai anak2. Begitu juga melihat Perahu Raja yg dilatari dengan alunan musik kerajaan yang memberi kesan mewah.

Kapal VOC

Dek Atas Kapal

 

Ruang Makan di Kapal
Perahu Raja

Kemudian, ada bioskop 3D yang memberi gambaran 360 derajat bagaimana barang yang biasa kita temui di supermarket itu berasal: mulai dari produsen, dibawa dengan truk ke pelabuhan, ke dalam kapal, lalu diangkut ke swalayan yang umum dijumpai di Belanda.

Ramah Anak. Untuk mengedukasi anak-anak bagaimana kehidupan di kapal, ada satu ruang pameran yang membuat anak bisa main game dengan gadget kecil sambil berpetualang. Lewat game itu, anak diminta jawab kuis dengan mencari benda yang ada di sekitar ruangan tsb. Dan ruangan itu membuat berbagai model/miniatur yang menarik mulai dari kapten kapal, makanan-minuman para awak kapal, binatang2 kecil yang biasanya ada di dalam kapal, sampai *maaf* muntah akibat mabok laut.

Selain itu, di dalam area ini ternyata ada teater yang memutar video puppet show bagaimana binatang2 seperti gajah, unta, dan anjing diangkut di pelabuhan ke dalam kapal. Anak saya suka sekali pengalaman ada di “bioskop” mini ini.

Macam-macam Kapal

Ruang Pameran Ramah Anak
Muntah

Singkatnya, museum ini Komplit dan Detail. Datang ke museum ini dijamin rasa ingin tahu terpuaskan banget karena semua aspek tentang perkapalan dipaparkan habis-habisan. Mulai dari inovasi teknologi kapal dari waktu ke waktu, sistem navigasi dengan berbagai rasi bintang yang didemonstrasikan dengan indah, dekorasi dan figur yang biasa ditempel di bagian luar kapal, sampai seputar ikan paus – bagaimana awak kapal melihat ikan paus dari jaman ke jaman -.

Rasi Bintang
“Memerangi” Ikan Paus
Ikan Paus

Jika ingin tahu tentang lokasi dan tiket museum ini, silahkan klik disini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s